Menemukan Bisnis yang Tepat (Part 3) - Siklus Hidup Produk

Hi Dreambuilders! Artikel ini adalah part ke 3 dari tema "menemukan bisnis yang tepat untuk kamu".

Sama halnya dengan manusia, produk yang kamu mau tawarkan di pasar juga mempunyai siklus hidup loh. Perjalanan hidup produk itu dimulai dari pertama kali dikenalkan sampai nanti produk itu mengalami penurunan. Dan sebagai pebisnis, penting sekali untuk kamu mengetahui tentang siklus produk yang mau kamu tawarkan, karena kamu akan mendapatkan banyak sekali keuntungan termasuk:

  1. Mengetahui kapasitas produk yang perlu disiapkan sesuai dengan siklus,

  2. Memperhitungkan berapa besar anggaran promosi yang perlu disiapkan sesuai dengan siklus, dan

  3. Membuat rencana untuk pembaruan maupun ekspansi.

Ada empat (4) tahapan siklus hidup suatu produk:


Tahap perkenalan (introduction)

Tahap perkenalan merupakan tahapan pertama saat Anda baru memperkenalkan produk Anda ke pasar. Di tahap ini, masyarakat umum termasuk calon pelanggan, belum banyak mengetahui produk Anda, sehingga omzet penjualan pun relatif masih rendah.


Dalam tahap ini, biasanya Anda akan mengeluarkan biaya produksi yang lebih tinggi, karena permintaan (demand) untuk produk Anda masih sedikit. Selain itu, kemungkinan besar cashflow Anda masih negatif, karena untuk memperkenalkan produk baru ke pasar, Anda perlu untuk mengeluarkan biaya promosi yang lebih besar dibandingkan dengan siklus-siklus setelahnya.


Tahap perkembangan (growth)

Tahap perkembangan merupakan tahapan dimana produk Anda sudah mulai dikenal di pasar, dan sudah mulai mempunyai pelanggan. Di tahap ini biasanya cashflow Anda akan mulai bergerak ke arah positif, karena dengan demand yang lebih tinggi, Anda dapat mengurangi biaya produksi.


Ketika produk Anda sudah mencapai tahap perkembangan, fokus utama Anda adalah untuk memperluas jangkauan produk Anda, sehingga Anda bisa terus meningkatkan penjualan dengan mendapatkan lebih banyak pelanggan baru.


Tahap kedewasaan (maturity)

Tahap kedewasaan merupakan tahapan dimana produk Anda sudah dikenal di pasar, dan sudah mempunyai banyak pelanggan setia, biaya promosi, dan karena permintaan sudah tinggi, biaya produksi Anda juga menjadi semakin rendah.


Tujuan utama Anda di tahap ini adalah untuk mempertahankan dan memperpanjang siklus hidup produk Anda. Namun, kemungkinan besar Anda akan mulai punya pesaing yang menawarkan produk serupa, sehingga Anda perlu untuk meyakinkan pelanggan agar tetap memilih produk Anda dengan berinovasi untuk menambah nilai maupun menambah varian baru.


Tahap penurunan (decline)

Tahap penurunan merupakan tahapan dimana produk Anda sudah mengalami penurunan dalam segi penjualan. Hal ini wajar terjadi karena di satu titik, konsumen akan merasa jenuh dengan seluruh produk yang ditawarkan di pasar. Pada tahapan ini, kapasitas produksi akan berkurang, dan Anda punya dua pilihan, melakukan gebrakan baru (masif) untuk memperpanjang siklus hidup produk Anda, atau melakukan efisiensi.

Terakhir, ketika produk pertama kamu sudah mencapai tahap growth, teman Dreambuilders juga bisa mulai merealisasikan produk ke-dua yang ada dalam daftar ide bisnis kamu. Tujuannya agar ketika produk pertama kamu sudah mencapai tahap kedewasaan, produk ke-dua kamu sudah mencapai tahap growth, sehingga kamu bisa mendapatkan lebih banyak peningkatan penjualan.


Semoga tips ini bermanfaat, kalau teman Dreambuilders ada pertanyaan, dapat mengirimkan e-mail ke thedistrictcomm@gmail.com.